Square Enix Terbuka Untuk Jual Porsi Studio Mereka ke Pihak Ketiga

Reading time:

August 5, 2022

final fantasy

Penjualan studio barat yang tiba-tiba dilakukan Square Enix dengan Crystal Dynamics dan Eidos Montreal memang masih menjadi sebuah pemandangan yang mengejutkan dan membingungkan di saat yang sama. Dengan hak atas franchise raksasa sekelas Tomb Raider dan Deus Ex yang juga akan ikut berpindah tangan, Square Enix hanya mematok USD 300 juta saja untuk kesemuanya, yang kemudian “dilahap” oleh Embracer Group tanpa ragu. Banyak yang  merasa bahwa langkah ini dilakukan Square Enix untuk “cuci gudang” agar bisa diakuisisi cepat oleh pihak ketiga. Spekulasi ini ternyata tak melenceng jauh dengan pendekatan baru yang akan dilakukan Square Enix.

Square Enix baru saja melepas laporan finansial mereka dengan beberapa pernyataan yang cukup menarik? Untuk urusan jual developer barat, Square Enix kembali mengemukakan alasan baru. Mereka menyebut bahwa salah satu motivasinya datang dari ketakutan bahwa judul-judul barat ini justru akan menjadi kanibal untuk penjualan game-game dari sisa group yang lain. Square Enix juga menegaskan bahwa mereka akan mulai mengalokasikan sumber daya ke game-game Jepang mereka.

Satu yang menarik? Square Enix juga secara terbuka mengungkapkan keinginan untuk menjual porsi studio-studio mereka ke pihak ketiga. Hal ini dianggap sebagai solusi terbaik untuk mendorong efektivitas modal, apalagi mengingat biaya pengembangan game yang semakin mahal. Belum ada informasi siapa saja yang tertarik, walaupun nama seperti Sony dan Tencent sempat mengemuka sebagai spekulasi.

Apakah ini berarti akan melihat berita studio lain membeli porsi kepemilikan Square Enix dalam waktu dekat? Kita tunggu saja.